puisi #28 membunuh mimpi

by - October 16, 2017
Disebabkan saya suka puisi, tapi tak cukup kreatif & tak pandai create puisi.. 
Dan juga disebabkan saya minat dengan puisi, tapi tak cukup kosa kata yang mengancam.. 
So, apalagi. Cilok puisi orang lain lah hahaha.


puisi #28 membunuh mimpi

puisi #28 membunuh mimpi

Usiamu menghampiri sunti dara
mengibarkan rasa di selendang sutera
menyembunyikan malu di bilik terkunci
diselubungi rindu lagu dan tari
seribu bayang seribu mimpi
yang manis indah kerana itulah mimpi.

Mimpi itu adalah keajaiban anugerah
tapi dialah nanti menyebabkan kau gundah
terasing di cermin kenyataan
kehidupan yang ganas dan kejam.

Sunti daraku,
jangan kau pinjam lamunanku, hati seorang ayah
yang kini kubenci sebab begitu lemah
selamanya mimpiku hidup itu serba indah.

Bunuhlah mimpi itu, anakku
kau membunuh segala palsu
lagu dan rindu
yang selalu menipumu.

Dapatkan keberanian hidup baru
dari kekuatan hati dan ketinggian ilmu

Nukilan: Usman Awang, 1987


You May Also Like

0 comments

Silakan comment. Jangan malu, jangan segan yew :p